Warung Bobink dipinggir tebing.

Kuliner

Menu masakan rumahan yang tiap hari berbeda, membuat pengalaman makan di Warung Bobink tak pernah sama dan membosankan.

Terdapat dua deret meja dan kursi makan di tengah bangunan utama warung yang cukup untuk 10 orang.

Dibagian timur, ada dua gasebo untuk lesehan berukuran kurang lebih 2×2 meter. Gazebo tersebut berada ditebing pinggir sungai Ayung yang rimbun dengan pepohonan. Sudah pasti suasana makan di gasebo akan semakin nikmat dengan desir angin, suara gemericik air dan pemandangan pepohonan.

Menu utama warung ini adalah nasi campur dengan kombinasi sayur dan lauk yang berbeda tiap harinya. Selain itu ada juga nasi sela, tipat santok, dan rujak. Untuk nasi campur harganya sangat bersahat dengan kantong yaitu 10.000 rupiah. Dengan porsi yang pas, variatif dan lengkap. Mbok Kadek yang menjaga warung selalu ramah dan cekatan dalam melayani pembeli.

Strategis.
Lokasi Warung Bobink cukup strategis. Kurang lebih 50 meter sebelum dam Oongan di Jalan Noja Saraswati, Kesiman Petilan Denpasar. Tidak sampai 2 menit mengendarai sepeda motor dari kantor saya di Sloka Institute.

Disekitar Warung Bobing terdapat juga beberapa tempat makan lain seperti Warung Dekade, Warung Oongan, Warung Kemala, dan Desa Dusun Resto.

Berikut beberapa foto yang sempat saya ambil ketika makan di Warung Bobink. Semoga dapat menambah referensi kuliner asik seputaran Denpasar. Soal rasa silakan diuji sendiri, karena rasa sangat tergantung selera 🙂

20140717-014618 PM-49578883.jpg

20140717-014619 PM-49579729.jpg

20140717-015948 PM-50388920.jpg

One thought on “Warung Bobink dipinggir tebing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *