Variasi – #tanggu hari ke 10

#tanggu, Daily, Jogging

Setelah sebelumnya melewatkan hari tanpa berolahraga karena kelelahan. Hari Minggu saatnya memperbaiki kesalahan dengan kembali berolahraga dan meneruskan komitmen berolahraga setiap hari. 

Karena ini hari Minggu alias wiken, maka menghabiskan waktu bersama Galang adalah wajib hukumnya. 🙂 Hari ini kami memutuskan untuk piknik ke Sanur. Sanur Groove adalah lokasi pilihan kami dan kebetulan hari ini dapat parkir dengan mudah. 

Sanur merupakan tempat rekreasi murah meriah serta banyak pilihan aktivitas yang bisa dilakukan. Mulai dari sekedar duduk dan bermain di pasir, berbelanja aneka makanan, mandi dan berenang di pantai, bermain kano, serta jogging atau bersepeda. 

Rencananya adalah Galang akan berenang, bapaknya akan jogging dan olahraga sebentar, dan tentu saja ibunya akan wisata kuliner alias beli lumpia. Hehehe.. Selama saya jogging dan berolahraga nyonyah yang akan menemani Galag bermain air di pantai.

Saya lari dari pantai depan Sanur garden Groove ke arah selatan sampai pantai depan Bali Hyaat menyusuri trotoar tanpa alas kaki. Baliknya saya berlari di atas pasir menyusuri pantai. Berlari di pasir memberikan sensasi yang berbeda. Terasa lebih berat sekaligus lebih menyenangkan. Karena telapak kaki terasa dipijat saat bergesekan dengan pasir dan batu/karang kecil.

Sampai kembali ke tempat semula, sedikit gerakan senam wajib seperti dalam 7MW menutup sesi olahraga hari ini.

Selanjutnya… Bermain air menemani Galang di pantai. Yihaaaa… Sebelum pulang membilas badan dulu di Sanur Garde Groove.

Galang bermain di pantai Sanur

Bermain di pantai Sanur

Menggumam

Galang
Galang menggumam

Galang tengkurep di alas bermainnya

menggumam /meng·gu·mam/ (kata kerja) adalah kebiasaan Galang berbicara dengan mulut tertutup sebelum tertidur sendiri di alas bermainnya.

Galang menggumam kurang lebih dua sampai lima menit sebelum tertidur sendiri. Entah apa yang ingin dia sampaikan. Kebiasaan ini mulai sekitar dia berumur tiga bulan seiring dilatih untuk tidur sendiri tanpa melalui proses ditimang/digendong.