Rangkaian – #tanggu hari ke 7

#tanggu, Daily
Prioritas. Bermain dengan Galang adalah prioritas penting!

Prioritas penting dan menyenangkan adalah bermain dengan Galang

Hari ke 7 #tanggu.

Tantangan tidak merokok berjalan lancar. Keinginan untuk merokok beberapa kali muncul namun bisa saya abaikan. Biasanya dengan mengalihkan pikiran serta minum air putih.

Pengalihan pikiran saya lakukan dengan membuat dialog di otak. Antara saya yang ingin merokok dan saya yang melarangnya.

 

A: ayo bro sebatang dulu ?

B: gak usah bro, kan mau beli sepatu olah raga.

A: ya gak usah beli sebungkus rokoknya, ngecer aja. Atau minta temen. Hehehe

B: kan lagi ikut #tanggu bro, masa segini aja nyerah dan kalah. Malu broo. Dulu setahun aja berhasil, masa cuman 3 minggu gagal.

Hakdezzz, lalu saya sudah mengerjakan hal lain selain merokok. Horeee saya menang.

Disiplin – #tanggu hari ke 6

#tanggu, Branding, Daily

Salah satu alasan saya melakukan  #tanggu adalah meningkatkan kadar kedisiplinan pribadi. 

Saya meyakini, kedisiplinan menentukan keseluruhan kinerja pribadi seseorang. Definisi disiplin  menurut saya adalah taat dan bertanggung jawab terhadap komitmen atau nilai.

 

sedikit lari dan sedikit senam

sedikit lari dan sedikit senam


Dan saya menyadari, disiplin saya relatif kurang. Indikator yang saya gunakan untuk menilai disiplin pribadi adalah seringnya daftar pekerjaan/tugas yang bertumpuk pada satu waktu. Hal ini biasanya disebabkan oleh:

  1. Perencanaan yang buruk.
  2. Ketidakdisiplinan akan rencana yang sudah ada.

Melalui #tanggu saya berusaha untuk melatih disiplin diri melalui komitmen yang sudah saya tetapkan sehingga akan menjadi kebiasaan baik.

Seperti pesan mas Paimin, Prestasi besar diperoleh melalui disiplin dalam hal-hal kecil. Saya yakin ini adalah resep generik yang bisa diterapkan dalam segala bidang. 

Salah satu upaya melatihnya, postingan blog #tanggu saya upayakan terbit pukul 8.00 pagi keesokan harinya. 

#tanggu hari ke 6. Saya masih sanggup untuk tidak merokok. Pagi hanya latihan ringan menggunakan dumbel. Sorenya lari 2,3 km. Gak terlalu jauh, tapi ini kali pertama saya menjaga pace dengan berlari penuh tandapa jalan. Ya kuatnya baru segini 🙂

Olah raga sore ditutup dengan mengulang latihan pushup, squats, dan crunch yang benar sehingga hasilnya lebih optimal. Target hanya 2 set 10 rep.:)

Sekadarnya – #tanggu hari 5

#tanggu, Daily, Pengalaman

“Tujuanmu olah raga apa gus?” Tanya Aprian yang sore ini menemani saya ketika hendak jogging di lapangan Renon. 

Apri sengaja mampir ke Renon setelah benerapa hari sebelumnya saya sempat berdiskusi seputar fitness melalui whatsapp. Maunya saya nyari temen ngegym biar ada yang ngajarin karena gak mampu bayar personal trainer profesional. Saya kontak Aprian karena saya tahu dia masih rutin ngegym sejak mungkin 2 tahun yang lalu. Aprik juga berhasil mengubah badannya yang dulu kurus menjadi padat berotot.

Oya, Aprian ini teman lama kenal di Bali Blogger Community dan sempet sering maen futsal bareng. 

 

jogging renon

ayo jogging


Oya, balik ke pertanyaan tadi. Dengan asal saya jawab “ya agar sehat lah”. Sambil berjalan mengelilingi jogging track kami berdiskusi mengenai olag raga, gym, dan kesehatan. 

“Memang sekarang ini kamu gak sehat?” tanya Apri lebih jauh. Mendengar pertanyaan lanjutan itu otak saya mulai bekerja memutar memori tentang latar belakang kenapa saya tiba-tiba memutuskan setiap hari olah raga. Alasan detailnya mungkin bisa dibaca di posting #tanggu hari 1 dan hari ke 2.

Mendekati pintu masuk Bajrasandhi bagian selatan, kami berhenti dan menepi mencari tanah lapang untuk berlatih 7MW. Kami mendiskusikan dan mencoba gerakan-gerakan dalam program 7MW. Satu persatu gerakan tersebuy kami diskusikan dan praktikan. 

Ketika saya menunjukan gerakan dalam program 7MW seperti squats, pushup, dan crunch. Aprian mengkoreksi dan memberi contoh gerakan yang benar agar otot yang menjadi tujuan latihan gerak tersebut kena secara optimal.

Ternyata rasanya sangat berbeda ketika saya melakukan gerakan sesuai arahan Aprian. Otot-otot yang menjadi target latihan berkontraksi denga optimal, sehingga sedikit reptisi sudah sangat melelahkan. Push up dengan gerakan yang benar tidak lebih dari 10 kali saya bisa melakukannya. Begitu juga dengan squats dan crunch. 

Ternyata gerakan 7MW saya selama beberapa hari diawal #tanggu hanya sekadar bergerak menyerupai instruksi aplikasi. Saya terpaku dan terpacu dengan waktu dan instruksi dari aplikasi tersebut. Akibatnya tulang ekor saya cedera dan apa yang sudah saya lakukan tidak sesuai dengan tujuan latihan. 

 Diskusi hampir 2 jam tersebut saya mencatat beberpa poin yang menjadi pembelajaran saya sebagai pemula dalam olah raga.

  1. Tentukan tujuan spesifik dan terukur. Semakin rinci semakin baik. Kalau tujuannya cuman nyari keringet, berjemur atau makan pedes juga keringetan :p
  2. Lakukan pemetaan awal. Buih macam mau buat program LSM aja pakai pemetaan segala. Hehehe. Maksudnya adalah mengenal dan mengukur kemampuan serta potensi diri sendiri. Misalnya tipe tubuh, realsi tubuh terhadap olah raga dan makanan, dan lainnya. Saya juga baru mau googling dan baca-baca mengenai hal ini.
  3. Pilih rute yang sesuai berdasarkan hasil pemetaan diri untuk mencapai tujuan tadi (poin 1). Ada banyak program fitness serta olah raga dan cara lain yang bisa ditempuh untuk mencapai tujuan. Coba googling atau cari di youtube. Aneka referensi program latihan tersedia untuk dicoba. Ada OCD, 7MW, Freeletics, dan ratusan lainnya. 
  4. Jalani rute/program yang dipilih dengan konsisten dan konsekuen hingga sampai pada tujuan (poin 1)
  5. Kalau gak berhasil-hasil gimana? Ya umumnya ada dua alternatif cara yang bisa ditempuh. Yang pertama ubah rute/program dan yang kedua ganti tujuannya. Pilihan ada ditangan kita sendiri 🙂

Dari diskusi tesebut saya memikirkan ulang tujuan olah raga yang saya lakukan agar tidak sekadar menghabiskan waktu dan berkeringat apalagi sekadar pamer.

Terima kasih om Aprian untuk diskusi dan petunjuknya. Sering-sering ya.

Oya satu lagi, progam 7MW itu akan efektif jika setiap gerakan dilakukan dengan benar bukan sekadarnya. Jadi #tanggu untuk 2x 7MW per hari saya ganti menjadi 1x 7MW yang benar per hari. Sisa 16 hari kedepan saya akan fokus melatih gerakan dasar yang benar dulu sebelum mengikuti ritme dan instruksi aplikasinya.

Cedera – #tanggu hari ke 4.

#tanggu, Daily, Jogging
fitbit tracker

6 KM sekitar 7000 langkah

 
Hari ini tantangan tidak merokok terlewati dengan mudah. Menceritakan ke semua orang yang seya kenal bahwa saya berhenti merokok membantu saya menepis rasa ingin merokok. Malu coy, gembar-gembor trus gagal. Selain itu, pengalihan perhatian yang utama adalah kerjaan. Setiap pengen merokok, terutama sehabis makan (para perokok pasti tahu rasa ini) saya mengalihkannya dengan minum air dan segera duduk didepan laptop. Lebih banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan tanpa terpotong waktu untuk merokok. (Jika tempat kerja tidak memungkinkan merokok sambil bekerja). Kerja… Kerja… Kerjaaa… 🙂

Untuk 7MW sesi pagi terlaksana dengan cukup baik sebelum mandi. Hanya saja ada sedikit hal yang mengganggu. Pangkal tulang ekor saya terasa perih/nyeri saat melakukan situp/crunch atau bahkan saat duduk lama. Rasa nyeri ini sudah sejak hari sabtu saya rasakan. 

Awalnya saya kira itu hanya rasa pegal akibat tumben berolah raga. Karena rasa pegal itu saya rasakan hampir diseluruh tubuh. Konon cara untuk menghilangkan rasa pegal tersebut adalah dengan terus bergerak/berolah raga. Gerakan akan membuat otot beradaptasi dan rasa pegal tidak lagik lagi terasa.

Karena rasa semangat diawal memulai #tanggu. Saya ‘memaksakan’ mengikuti seluruh instruksi dan ritme di aplikasi7MW. Saya seharusnya memulai pelan-pelan dan mengejar ketepatan teknik gerakaan latihan, namun saya terbawa semangat dan melakukan seluruh gerakan denan cepat.

Di hari ke 3 (kemarin), gerakan saya sudah jauh dari sempurna/sesuai aplikasi. Hal ini karena rasa pegal diseluruh tubuh yang membuat otot lebih sulit digerakan. Selain itu cedera tulang ekor ini juga sangat mengganggu. Mungkin karena saya latihan di lantai tanpa alas, sehingga 3 hari ini tulang ekor saya bergesekan dengan lantai yang memuatnya nyeri.

Akhirnya sore tadi saya lari di Renon dan tidak melakukan set 7MW lengkap. Sepertinya akan menghapus/mengganti menu sit up  dengan getalan lainya untuk sementara waktu. Beberapa teman menyarankan membeli yoga mat untuk alas berolahraga. Hmmm… Sepertinya boleh juga tuh. Kan hisa dipakai piknik juga 🙂

Prestasi jogging hari ini lumayan untuk pemula. Sekitar 7000 langkah dengan jarak 6,19 km dan pace 8,35″.  Semoga besok bisa lebih naik lagi.